son77 SIWO PWI Pusat kecam intimidasi ofisial Malut United terhadap wartawan
Intimidasi terhadap wartawan adalah ancaman terhadap demokrasi dan hak publik atas informasi
Jakarta (ANTARA) - Seksi Wartawan Olahraga (SIWO) PWI Pusat menyatakan keprihatinan yang mendalam sekaligus mengecam keras tindakan intimidasi yang dialami sejumlah wartawan peliput pertandingan BRI Super League antara Malut United dan PSM Makassar di Stadion Gelora Kie Raha (GKR),son77 Ternate, Maluku Utara.
"Kami mengecam keras tindakan intimidasi yang dilakukan oleh ofisial Malut United terhadap wartawan peliput. Ini bukan sekadar tindakan tidak terpuji, ini adalah pelanggaran nyata terhadap kebebasan pers yang dilindungi undang-undang," kata Ketua Umum SIWO PWI Pusat di Jakarta Suryansyah dalam keterangan tertulis yang diterima di Jakarta, Minggu.
"Wartawan yang hadir di lapangan telah mengantongi kredensial resmi dan menjalankan tugas jurnalistik yang sah. Tidak ada satu pun pihak yang berhak menghalangi, mengancam, apalagi memaksa mereka menghapus hasil kerja jurnalistiknya."
Baca juga: PWI kecam dugaan intimidasi wartawan pada laga Malut lawan PSM
Insiden yang terjadi pada Sabtu (7/3) malam, sekitar pukul 23.05 WIT, pascapertandingan tersebut dinilai pelanggaran serius terhadap kebebasan pers dan hak-hak jurnalistik yang dijamin oleh undang-undang.
Salah seorang wartawan yang menjadi korban adalah jurnalis Radio Republik Indonesia (RRI) Ternate Irwan Djailani (alias Bradex), yang didatangi, diintimidasi, dan dipaksa menghapus rekaman video yang merupakan bagian sah dari kerja jurnalistiknya. Tindakan tersebut dilakukan oleh seorang pria yang diduga ofisial tim Malut United.
Tidak hanya berhenti pada intimidasi terhadap wartawan, ofisial yang sama juga meminta steward untuk mengusir sejumlah jurnalis dari area tribun, meski para wartawan tersebut telah dilengkapi dengan ID Card resmi yang dikeluarkan oleh penyelenggara kompetisi BRI Super League.
Tindakan tersebut dianggap bentuk nyata dari penghalangan kerja jurnalistik yang tidak dapat dibenarkan dalam kondisi dan alasan apapun.
"SIWO PWI Pusat tidak akan tinggal diam. Kami akan melaporkan hal ini secara resmi ke Kapolri, sekaligus mendorong aparat penegak hukum untuk menindaklanjuti kejadian ini secara serius," ujar Suryansyah.
"Kami juga mendesak PT I-League untuk segera menjatuhkan sanksi tegas kepada oknum yang bersangkutan."
"Intimidasi terhadap wartawan adalah ancaman terhadap demokrasi dan hak publik atas informasi. Kami akan terus berdiri di garis terdepan untuk melindungi setiap wartawan olahraga Indonesia dalam menjalankan tugasnya," lanjut Suryansyah.
Baca juga: Malut United evaluasi lini pertahanan setelah imbang 3-3 dengan PSM
Hal senada juga diungkapkan Ketua PWI Maluku Utara Asri Fabanyo, yang mengecam tindakan intimidasi terhadap sejumlah jurnalis saat menjalankan tugas peliputan pada laga BRI Super League antara Malut United FC melawan PSM Makassar di Stadion Gelora Kie Raha, Sabtu (7/3).
"Tindakan yang dilakukan bos Malut United tidak dapat dibenarkan karena menghambat kerja jurnalistik yang dilindungi oleh undang-undang. Saya mendukung SIWO PWI Pusat yang bersurat ke Kapolri untuk menindaklanjuti dugaan intimidasi tersebut," kata Asri Fabanyo.
Ia menegaskan wartawan yang melakukan peliputan dalam pertandingan tersebut telah mengantongi kartu identitas resmi dari penyelenggara kompetisi.
Mereka bekerja di lapangan sesuai SOP dan dilindungi Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers. Karena itu, segala bentuk penghalangan terhadap kerja wartawan merupakan pelanggaran hukum. Kami geram sekali dengan sikap dan tindakan bos Malut United," ujar Asri.
Selain SIWO PWI Pusat, PSSI Pers juga mengutuk keras tindakan intimidasi terhadap wartawan yang bertugas dalam pertandingan Malut United Vs PSM Makassar di Stadion Gelora Kie Raha, Sabtu (7/3).
PSSI Pers menegaskan bahwa kerja jurnalistik dilindungi oleh Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers. Karena itu, segala bentuk intimidasi, ancaman, atau upaya menghalangi tugas wartawan merupakan tindak pidana yang dapat dijerat hukum.
"Insan pers memiliki peran penting dalam ekosistem sepak bola dan harus dapat menjalankan tugas jurnalistiknya secara bebas, aman, dan tanpa tekanan dari pihak mana pun," tulis PSSI Pers dalam unggahan media sosial, Minggu.
"Kami meminta seluruh pihak, baik suporter maupun klub dan ofisial tim, untuk menghormati kerja wartawan serta menjaga profesionalisme demi terciptanya iklim sepak bola yang sehat, terbuka, dan saling menghormati."
Baca juga: Suporter PSM dilarang hadir saat Malut United vs PSM Makassar
Pewarta: Arindra Meodia
Editor: Fitri Supratiwi
Copyright © ANTARA 2026
(责任编辑:ekonomi)
Persita perpanjang penderitaan Madura United dengan kemenangan 4
Mauricio Souza sepakat dengan keluhan pelatih Borneo
PSIM kembali menang, Van Gastel masih beri catatan evaluasi
Thom Haye ingin Persib manfaatkan pengalaman dari pertemuan pertama
Prabowo sebut sikap non
- Persik Kediri yakin bisa bobol gawang Persib di GBLA
- Barba bertekad lanjutkan tren positif Persib Bandung di GBLA
- Prabowo pastikan ketersediaan pangan aman di tengah krisis global
- Jordy Wehrmann ingin Madura United segera putus tren negatif
- Pelatih Borneo menilai Rivaldo Pakpahan layak masuk timnas Indonesia
- Alasan Hector Souto bawa skuad berbeda di Kejuaraan ASEAN Futsal 2026
- Pelatih Bali United: Kemenangan atas Arema angkat percaya diri pemain
- Borneo bersyukur bawa pulang satu poin dari kandang Persija
-
Persita curi tiga poin penuh dari markas PSM Makassar
Jakarta (ANTARA) - Persita Tangerang mencuri tiga poin penuh dari markas PSM Makassar setelah menang
...[详细]
-
Sergio Castel tak alami cedera serius seusai laga kontra Persebaya
Jakarta (ANTARA) - Penyerang Persib Sergio Castel dipastikan tak mengalami cedera serius seusai mela
...[详细]
-
PSSI tunjuk Jatim tuan rumah Piala AFF U17 2026
Pertandingan akan difokuskan di Stadion Gelora Joko Samudera (Gresik) dan Stadion Gelora Delta (Sido
...[详细]
-
Pelatih Persib enggan komentar banyak usai imbang 2
Surabaya (ANTARA) - Pelatih Persib Bandung Bojan Hodak enggan berkomentar banyak terkait laga melawa
...[详细]
-
Juventus tumbangkan Pisa setelah evaluasi taktik
Jakarta (ANTARA) - Pelatih Juventus Luciano Spalletti mengatakan, timnya menumbangkan Pisa dengan sk
...[详细]
-
Suporter PSM dilarang hadir saat Malut United vs PSM Makassar
Ternate (ANTARA) - Panitia pelaksana pertandingan Liga 1 musim 2025/2026 mengeluarkan imbauan terkai
...[详细]
-
Fabio Lefundes soroti fasilitas dan jadwal liga saat Ramadan
Jakarta (ANTARA) - Pelatih Borneo FC, Fabio Lefundes, menyoroti sejumlah aspek teknis dan penyelengg
...[详细]
-
TVRI: Antusiasme Piala Dunia 2026 terus terasa
Jakarta (ANTARA) - Televisi Republik Indonesia (TVRI), selaku pemegang hak siar resmi Piala Dunia 20
...[详细]
-
PSIM kembali ke jalur kemenangan usai atasi PSBS 4
Jakarta (ANTARA) - PSIM Yogyakarta kembali ke jalur kemenangan seusai mengatasi PSBS Biak dengan sko
...[详细]
-
Persik siap hadapi Persis untuk kembali ke jalur kemenangan
Bagi kami pertandingan melawan Persis Solo sangat penting. Kami datang ke sini untuk mencoba mendapa
...[详细]
Mauricio Souza sepakat dengan keluhan pelatih Borneo

Persik siap hadapi Persis untuk kembali ke jalur kemenangan

- Carlos Pena puas dengan kemenangan besar Persita atas Madura
- PSIM waspadai motivasi tinggi Semen Padang
- Iran klaim gelombang serangan ke
- Beckham Putra tekankan pentingnya jaga pola makan di Ramadhan
- 41 pemain dipanggil untuk skuad sementara hadapi FIFA Series 2026
- Pelatih Bali United: Kemenangan atas Arema angkat percaya diri pemain
- Persebaya Surabaya imbang lawan Persib Bandung 2
